2 Bahasa banyak Manfaatnya
Sebagai bangsa Indonesia, kita memang sudah seharusnya memakai bahasa Indonesia sebagai dasar dalam berbicara. Namun siapa sangka justru terdapat banyak bahasa lain yang sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari terutama bahasa Arab dan Inggris, selain bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari, bahasa Arab dan Inggris kerap kali menjadi kunci untuk masuk perguruan tinggi diluar negeri. Tidak heran banyak orang mempelajari kedua bahasa ini dengan giat, tidak heran pula banyak orang yang telah berhasil lolos serta sukses hanya karena kedua bahasa ini. Dalam perkuliahan, mata kuliah bahasa Arab dan bahasa Inggris adalah mata kuliah favorit saya, meskipun tidak setiap pertemuan saya paham betul apa yang disampaikan oleh dosen, tetapi saya enjoy dan menikmati kedua mata kuliah tersebut. Nilai tugas dan ujian pun lebih dari cukup untuk saya karena saya hanya menyukai dan menikmatinya, saya tidak harus benar-benar sempurna apalagi hanya untuk sebuah nilai, bagi saya cukup jika saya puas dengan apa yang telah saya dapatkan, maka selesai.
Dulu, tepatnya waktu saya duduk di bangku kelas 10, saya sering mendengar kyai saya saat ngaji, beliau menyampaikan "kalo kalian ditekuni buat belajar bahasa Arab sama bahasa Inggris, besok di masa depan ngga bakalan nyesel, Abah jamin". Seperti itu kira-kira, bahkan guru serta para ustadz dan ustadzah pun sering berkata demikian. Karena dorongan motivasi dari Abah kyai dan para guru, terdapat sedikit rasa "ayo kamu harus praktek" dalam diri saya. Walaupun pada nyatanya otak saya yang sedikit lemah dan dalam pikiran saya "takut salah" lebih mendominasi tetapi saya trobos, karena better late than never, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jadi selama masa-masa sekolah, saya nikmati dengan lebih banyak belajar dan praktek dikehidupan sehari-hari, terlebih karena pesantren yang saya tempati mendukung progres belajar saya yaitu dengan diadakannya peraturan diwajibkan memakai bahasa Arab dan bahasa Inggris.
Hingga saat ini, saya duduk di bangku kuliah, semester 3, yang tentunya sayapun masih berprogres, langkah belajar yang saya ambil terkesan lebih mudah dan bisa dilakukan kapanpun, seperti saya lebih sering membaca novel ataupun bacaan yang bilingual walaupun jika terdapat kata ataupun kalimat yang tidak saya tahu, saya pergi ke google untuk mentranslatenya. Lalu saya banyak mendengarkan berbagai genre musik dengan bahasa yang dominan Inggris, terkadang juga lirik dari musik tersebut saya translate, tetapi saya memilih untuk mentranslate yang tidak explicit atau yang menurut saya liriknya mengandung pesan positif. Saya juga banyak mendengar lagu remake serta cover dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab, seperti lagu dari Andmesh Kamaleng yang berjudul hanya rindu, saya pernah mendengar versi bahasa Arab sampai saya hafal sedikit demi sedikit.
Comments
Post a Comment